Legenda Sepak Bola Seedorf

Seedorf adalah salah satu legenda sepak bola dunia yang lahir pada 1 April 1976 di Paramaribo, Suriname¹. Nama aslinya adalah Clarence Clyde Seedorf, tetapi ia lebih dikenal dengan nama Seedorf atau Clarence Seedorf. Ia bermain sebagai gelandang tengah dan memiliki kemampuan fisik dan teknik yang luar biasa. Ia dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik Belanda sepanjang masa dan salah satu pemain yang pernah menjuarai Liga Champions bersama tiga klub berbeda.

Karir Awal Seedorf

Seedorf memulai karir sepak bolanya di klub lokal Ajax, di mana ia bergabung dengan akademi klub sejak usia 13 tahun. Ia kemudian dipromosikan ke tim utama pada tahun 1992, ketika ia berusia 16 tahun. Ia mencetak gol pertamanya untuk klub tersebut pada November 1992, dalam kemenangan 6-0 atas Feyenoord di Eredivisie. Ia juga menjadi pemain termuda yang mencetak gol untuk Ajax saat itu¹.

Seedorf menjadi pemain kunci bagi Ajax selama empat musim berikutnya. Ia mencetak 11 gol dalam 66 penampilan untuk klub tersebut, yang menjadikannya sebagai salah satu gelandang terbaik di Eropa saat itu. Ia juga membantu Ajax meraih tiga gelar Eredivisie, satu gelar Piala Belanda, satu gelar Piala Super Belanda, satu gelar Liga Champions, dan satu gelar Piala Super UEFA.

Seedorf juga menjadi bintang tim nasional Belanda yang berlaga di Euro 1996, Piala Dunia 1998, Euro 2000, Euro 2004, dan Piala Dunia 2006. Ia melakukan debut untuk tim nasional pada Desember 1994, berusia 18 tahun dan 8 bulan. Ia mencetak gol pertamanya untuk tim nasional pada Juni 1995, dalam kemenangan 4-0 atas Belarus di kualifikasi Euro 1996. Ia juga menjadi kapten tim nasional sejak tahun 2004¹.

Karir Eropa Seedorf

Seedorf memulai karirnya di Eropa pada tahun 1996, ketika ia bergabung dengan klub Italia Sampdoria dengan biaya transfer sekitar 5 juta euro (sekitar 70 miliar rupiah), yang merupakan rekor transfer klub saat itu³. Di Sampdoria, ia mendapatkan nomor punggung 10 dan menjadi pemain utama klub tersebut. Ia mencetak 3 gol dalam 32 penampilan untuk Sampdoria selama satu musim.

Pada tahun 1996, Seedorf bergabung dengan klub Spanyol Real Madrid dengan biaya transfer sekitar 10 juta euro (sekitar 140 miliar rupiah), yang merupakan rekor transfer antara dua klub Eropa saat itu³. Di Madrid, ia mendapatkan nomor punggung 10 dan menjadi pemain kunci klub tersebut. Ia mencetak 20 gol dalam 159 penampilan untuk Madrid selama tiga musim. Ia juga membawa Madrid meraih satu gelar La Liga, satu gelar Piala Super Spanyol, dan satu gelar Liga Champions.

Pada tahun 1999, Seedorf bergabung dengan klub Italia Inter Milan dengan biaya transfer sekitar sekitar 24 juta euro (sekitar 336 miliar rupiah), yang merupakan rekor transfer antara dua klub Italia saat itu. Di Inter, ia mendapatkan nomor punggung 14 dan menjadi pemain penting klub tersebut. Ia mencetak 14 gol dalam 99 penampilan untuk Inter selama empat musim. Ia juga membawa Inter meraih satu gelar Piala Italia.

Karir Selanjutnya Seedorf

Seedorf meninggalkan Inter pada tahun 2002, setelah ditukar dengan Francesco Coco dari klub Italia AC Milan. Di Milan, ia mendapatkan nomor punggung 20 dan menjadi pemain kunci klub tersebut. Ia mencetak 63 gol dalam 432 penampilan untuk Milan selama sepuluh musim. Ia juga membawa Milan meraih dua gelar Serie A, satu gelar Piala Italia, dua gelar Piala Super Italia, dua gelar Liga Champions, dan dua gelar Piala Super UEFA.

Seedorf juga menjadi pemain yang memenangkan Liga Champions bersama tiga klub berbeda, yaitu Ajax, Real Madrid, dan AC Milan. Ia juga menjadi pemain pertama yang menjuarai Liga Champions dengan lebih dari satu klub di lebih dari satu negara. Ia juga menjadi pemain yang paling sering bermain di Liga Champions dengan 125 penampilan.

Pada tahun 2012, Seedorf bergabung dengan klub Brasil Botafogo dengan status bebas transfer. Di Botafogo, ia mendapatkan nomor punggung 10 dan menjadi pemain termahal Brasil saat itu. Ia mencetak 24 gol dalam 81 penampilan untuk Botafogo selama dua musim. Ia juga membawa Botafogo meraih posisi keempat di Campeonato Brasileiro Serie A pada musim 2013.

Pada tahun 2014, Seedorf memutuskan untuk pensiun dari sepak bola profesional setelah kontraknya dengan Botafogo berakhir. Ia mengumumkan keputusannya melalui media sosial pada Januari 2014. Ia mengatakan bahwa ia ingin beralih ke karier kepelatihan di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *