Legenda Sepak Bola Ricardo Kaka

Ricardo Kaka adalah salah satu legenda sepak bola dunia yang lahir pada 22 April 1982 di Gama, BrasilĀ¹. Nama aslinya adalah Ricardo Izecson dos Santos Leite, tetapi ia lebih dikenal dengan nama Kaka atau Ricardo Kaka. Ia bermain sebagai gelandang serang dan memiliki kemampuan dribel, passing, dan mencetak gol yang luar biasa. Ia dianggap sebagai salah satu pemain terbaik Brasil sepanjang masa dan salah satu ikon AC Milan pada era 2000an.

Karir Awal Kaka

Kaka memulai karir sepak bolanya di klub lokal Santa Cruz, di mana ia bergabung dengan akademi klub sejak usia 16 tahun. Ia kemudian dipromosikan ke tim utama pada tahun 2001, ketika ia berusia 19 tahun. Ia mencetak gol pertamanya untuk klub tersebut pada September 2001, dalam kemenangan 3-0 atas Botafogo di Campeonato Brasileiro Serie A. Ia juga menjadi pemain termuda yang mencetak gol untuk Santa Cruz saat itu.

Kaka menjadi pemain kunci bagi Santa Cruz selama dua musim berikutnya. Ia mencetak 23 gol dalam 59 penampilan untuk klub tersebut, yang menjadikannya pencetak gol terbanyak ketiga dalam sejarah klub. Ia juga membantu Santa Cruz meraih posisi kesembilan di Campeonato Brasileiro Serie A pada musim 2002-03.

Kaka juga menjadi bintang tim nasional Brasil yang berlaga di Piala Dunia 2002, 2006, dan 2010. Ia melakukan debut untuk tim nasional pada Januari 2002, berusia 19 tahun dan 9 bulan. Ia mencetak gol pertamanya untuk tim nasional pada Maret 2002, dalam kemenangan 6-0 atas Islandia di pertandingan persahabatan. Ia juga menjadi bagian dari skuad Brasil yang menjuarai Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang.

Karir Eropa Kaka

Kaka memulai karirnya di Eropa pada tahun 2003, ketika ia bergabung dengan klub Italia AC Milan dengan biaya transfer sekitar 8,5 juta euro (sekitar 119 miliar rupiah), yang merupakan rekor transfer klub saat ituĀ³. Di Milan, ia mendapatkan nomor punggung 22 dan menjadi bintang utama klub tersebut. Ia mencetak 70 gol dalam 193 penampilan untuk Milan selama enam musim. Ia juga membawa Milan meraih satu gelar Serie A, satu gelar Piala Super Italia, satu gelar Liga Champions, dan satu gelar Piala Super UEFA.

Kaka juga menjadi pemain yang memenangkan Ballon d’Or pada tahun 2007, setelah menjadi pemain terbaik di Eropa. Ia mengungguli Cristiano Ronaldo dari Manchester United dan Lionel Messi dari Barcelona dengan raihan 444 poin. Ia juga menjadi pemain terbaik Serie A versi AIC pada musim 2003-04 dan 2006-07.

Karir Selanjutnya Kaka

Kaka meninggalkan Milan pada tahun 2009, setelah mendapat tawaran menggiurkan dari klub Spanyol Real Madrid. Ia bergabung dengan Madrid dengan biaya transfer sekitar 65 juta euro (sekitar sekitar 911 miliar rupiah), yang menjadikannya sebagai pemain termahal kedua di dunia saat itu. Di Madrid, ia mendapatkan nomor punggung 8 dan menjadi pemain penting klub tersebut. Ia mencetak 23 gol dalam 85 penampilan untuk Madrid selama empat musim. Ia juga membawa Madrid meraih satu gelar La Liga, satu gelar Piala Super Spanyol, dan satu gelar Copa del Rey.

Pada tahun 2013, Kaka kembali ke Milan dengan status pinjaman selama satu musim. Di Milan, ia mendapatkan nomor punggung 22 lagi dan menjadi kapten tim. Ia mencetak 7 gol dalam 30 penampilan untuk Milan selama satu musim. Ia juga menjadi pemain pertama yang mencetak gol ke-1000 untuk Milan di semua kompetisi.

Pada tahun 2014, Kaka bergabung dengan klub Amerika Serikat Orlando City dengan status bebas transfer. Di Orlando City, ia mendapatkan nomor punggung 10 dan menjadi pemain termahal MLS saat itu. Ia mencetak 25 gol dalam 75 penampilan untuk Orlando City selama tiga musim. Ia juga menjadi pemain terbaik MLS versi ESPY pada tahun 2015.

Pada tahun 2014, Kaka juga sempat kembali ke Brasil dan bergabung dengan klub asalnya Sao Paulo dengan status pinjaman selama enam bulan. Di Sao Paulo, ia mendapatkan nomor punggung 8 dan menjadi pemain kunci klub tersebut. Ia mencetak 2 gol dalam 19 penampilan untuk Sao Paulo selama satu musim. Ia juga membawa Sao Paulo meraih posisi kedua di Campeonato Brasileiro Serie A pada musim 2014.

Pada tahun 2017, Kaka memutuskan untuk pensiun dari sepak bola profesional setelah kontraknya dengan Orlando City berakhir. Ia mengumumkan keputusannya melalui media sosial pada Desember 2017. Ia mengatakan bahwa ia ingin terus berkontribusi untuk sepak bola dengan cara lain di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *